Senin, 09 Maret 2015

REVIEW FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

REVIEW FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

 
Tenggelamnya kapal van der wijck ini adalah film drama romantis yang diadaptasi novel era 30an berjudul sama karangan Buya Hamka. Buya Hamka dengan nama lengkap Abdul Malik Karim Abdullah adalah seorang ulama,politisi dan sastrawan besar yang tersohor dan dihormati di kawasan asia tenggara hingga timur tengah dan beliau dianugerahi gelar pahlawan nasional 2011. Beliau lahir pada tanggal 17 februari 1908 di tepian danau maninjau,Sumatera Barat. Karya Buya Hamka yang lain yang diaptasi dari novel dan turut di filmkan adalah di bawah lindungan ka’bah. Cerita ini menggambarkan kisah percintaan antara Hamid dan Zainab yang terhalang oleh latar belakang sosial dan Ibunya Zainab meminta ia untuk segera menikah dengan lelaki pilihan Ibunya. Akhirnya, Hamid memutuskan untuk pergi ke Mekkah dan terus beribadah hingga meninggal setelah mengetahui Zainab meninggal. Cerita di bawah di bawah lindungan ka’bah ini hampir serupa dengan tenggelamnya kapl van der wijck yang mengisahkan percintaan tetapi terhalang oleh latar belakang sosial. Film tenggelamnya kapal van der wijck ini disutradai oleh Sunil Soraya dan diproduseri oleh Ram Soraya. Film ini dibintangi oleh Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahardian, Randy Danistha. Proses produksi film ini menghabiskan waktu 5 tahun dan penulisan skenario selama 2 tahun. Film ini menghabiskan biaya yang sangat fantastis dan menjadi film termahal yang pernah diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Film tenggelamnya kapal van der wijck ini dirilis tanggal 19 desember 2013.



Dikisahkan pada tahun 1930, dari tanah kelahirannya Makasaar, Zainuddin berlayar menuju tanah kelahiran Ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Sesampai disana, ia bertemu dengan gadis yang cantik jelita bernama Hayati. Darisitu mulai tumbuh rasa cinta antara Zainuddin dengan Hayati. Tetapi,cinta mereka mendapat kecaman dari para ketua adat dan masyarakat. Akhirnya, Zainuddin angkat kaki dari Padang Panjang ke Bukit Tinggi. Setelah beberapa lama, Hayati pun menikah bersama Aziz. Hati Zainuddi pun sangat kecewa. Akhirnya, Zainuddin bangkit dan merantau ke tanah Jawa. Melalui karya tulisannya akhirnya diterbitkan sebuah buku dan Zainuddi pun menjadi orang sukses dan termashyur. Namun sayangnya, Zainuddin kembali bertemu dengan Hayati bersama Aziz di pertunjukan opera teroesir hasil karya dari Zainuddin. Hayati beserta Aziz pun telihat sangat kaget melihat Zainuddin. Tidak berapa lama kemudian,rumah Hayati dan Aziz disita karena Aziz terlilit hutang dan sudah dipecat dari pekerjaannya. Aziz pun meminta bantuan kepada Zainuddin. Akhirnya, Aziz dan Hayati dipersilahkan untuk tinggal dirumahnya. Sampai pada suatu saat, Aziz pun sakit. Belum pulih dari sakitnya, Aziz meminta izin kepada Zainuddin untuk menitipkan Hayati karena ia ingin mencari pekerjaan. Namun, setelah beberapa hari setelah kepergian Aziz, ada surat yang menyatakan bahwa Aziz sudah meninggal karena overdosis obat. Lalu, di dalam suarat itupun Aziz menyerahkan Hayati kepada Zainuddin. Akhirnya, Zainuddin pun menentukkan pilihannya dan ia memilih untuk Hayati agar menjauh dari dirinya karena sudah sangat sakit hati, dan ia meminta Hayati untuk kembali ke Batipuh dengan menggunakan kapal van der wijck. Setelah itu, pada hari keberangkatannya ternyata kapal yang ditaiki oleh Hayati tenggelam. Zainuddin pun segera ke rumah sakit. Dilihatnya Hayati dengan keadaaan pucat pasi. Lalu, Zainuddin pun mengutakaran perasaan ternyata ia masih mencintai Hayati. Namun sayang, setelah pembicaraan singkat merke berdua. Hayati pun menunggal dunia dan dimakamkan di pekarangan rumahnya. Tetapi, rumah Zainuddi kini berubah menjadi panti asuhan dengan nama Hayati.


 

(membandingkan heart 2 heart)
 

Film drama Indonesia yang dirilis tahun 2010 ini dan disutradai oleh Nayato Fio Naula dan dibintangi oleh Allif Ali dan Irish Bella. Berawal dari pertemuan Pandu(Aliff Ali)dengan Indah (Irish Bella) di sebuah danau, darisitu mereka berkenalan dan Pandu menjadi tahu kalau Indah bersekolah di Jakarta dan kemari untuk menginap di villa keluarganya. Sejak pertemuan awal mereka, Pandu menyimpan rasa kepada Indah. Setelah Indah kembali ke Jakarta. Ternyata Pandu pun juga akan pindah sekolah ke Jakarta dan ternyata mereka bertemu kembali di Jakarta dan berada di satu sekolah yang sama. Ternyata Pandu baru mengetahui kalau Indah sudah memiliki pacar yang dipilihkan oleh Mamahnya yang bernama Ramon. Namun kecelakaan merenggut penglihatan Indah. Setelah kejadian itu, Indah tidak bisa melihat lagi. Karena ia tidak mau menjadi boneka oleh Mamahnya lagi. Indah memutuskan untuk menghabiskan waktunya di villa milik keluarganya. Melihat hal itu, Pandu pun segera menyusul Indah ke villa dan mecoba untuk membangkitkan semagat Indah. Suatu hari, saat mereka sedang berjalan berdua karena sedang hujan, Pandu pun memegang payung. Tapi dada Pandu terasa sesak, dan jatuh pingsan. Dan setelah dibawa kerumah sakit Pandu pun meninggal dunia karena sudah mengidap penyakit jantung sejak lama dan Pnd mendonorkan matanya untuk Indah. Semenjak saat itu, Indah bisa melihat  kembali seperti semula. Ia sangat berterima kasih dan selalu mengenang Pandu sepanjang hidupnya karena sudah sangat baik membantu dia sepenuh hati.


Dari setiap film mempunyai kekurangan dan kelebihan dan kita akan membahas itu pada film tenggelamnya kapal vam der wijck . kekurangan dari film ini adalah erita ini adalah cukup lama dan termasuk sangat lama dibanding dengan film film Indonesia yang seperti biasanya. Lalu, yang terpenting adalah pada tenggelamnya kapal van der wijck tersebut tidak dijelaskan mengapa kapal itu tenggelam, dan animasi saat kapal itu tenggelam sangat minim. Jika kita lihat dari judul film tentunya kita bisa mengatahui bahwa sebagian besar syuting dari film ini berada di kapal van der wijck. Ternyata, tenggelamnya kapal van der wijck tersebut hanya tampil pada akhir cerita bukan di keseluruhan. Disamping segala kekurangannya, film ini memiliki daya tarik terhadap segi dialog kostum dan pemandangan pada saat era 1930an. Film ini mendapat penghargaan dalam Indonesia Chocie Awards 2014 dan festival Bandung 2014. Film ini juga menumbuhkan pencitraan yang baik terhadap perkembangan film Indonesia yang sempat mati suri dan hanya dipandang sebelah mata.



Dari pembahasan mengenai film tenggelamnya kapal van der wijck ini, kita dapat menyimpulkan bahwa film ini sangat jelas terlihat pengaruh adat dan suku yang sangat dijunjung tinggi juga dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka mengandung nilai moral yang tinggi ini terlihat dari para tokoh yang ada seperti Zainuddin. Hal tersebut bisa kita lihat dari panggilan cerita berikut ini :
“Demikian penghabisan kehidupan orang besar itu. Seorang di antara Pembina yang menegakkan batu pertama dari kemuliaan bangsanya; yang hidup didesak dan dilamun oleh cinta. Dan sampai matipun dalam penuh cinta. Tetapi sungguhpun dia meninggal namun riwayat tanah air tidaklah akan dapat melupakan namanya dan tidaklah akan sanggup menghilangkan jasanya. Karena demikian nasib tiap-tiap orang yang bercita-cita tinggi kesenangannya buat orang lain. Buat dirinya sendiri tidak”.

(diambil dari beberapa sumber)

VADIA VIRGINA
XI MIA 3

13 komentar:

  1. Udah bagus nge reviewnya. Ditingkatkan lagi ya. Terus kalau menurut aku. Mending gak usah nulis bagian struktur teksnya. Biar lebih apdil bacanya wkwkwk

    BalasHapus
  2. Hehe makasih mocha. Oke deh ditingkatin lagii supaya lebih bagus

    BalasHapus
  3. Reviewnya udh bagus vad, tp kl bisa jangan ada judul struktur teksnya yaaa

    BalasHapus
  4. Assalamualaykum vad..
    Menurut ana sih keseluruhan reviewnya sudah bagus.
    Hanya di tulisan (Tafsiran isi membandingkannya) tidak usah ditulis.
    Itu aja sih dari ana vad. Oiyaaa ditingkatin lagi yaa agar reviewnya
    lebih menarik dan bagus.. :) :)

    BalasHapus
  5. Makasih kalian semuanya:) komentar kalian akan dijadikan pembelajaran:)

    BalasHapus
  6. iya betul tuh namira. tapi selain itu secara keseluruhan bagus kok vad.

    BalasHapus
  7. sudah bagus vad, tapi setuju sama namira dan pepe juga. Tingkatkan terus kawan └(^o^)┘

    BalasHapus
  8. lebih menarik lagi kalo judul review filmnya diganti ngga sama seperti judul asli. iya, seharusnya judul struktur teksnya ngga perlu vad. tapi buat keseluruhan bagus dan lengkap ko :)

    BalasHapus
  9. Makasih kaliann saran saran dari kalian sangat bermanfaat sekali terimakasih;)

    BalasHapus
  10. struktur penulisannya bagus vad

    BalasHapus
  11. Menurut danas secara keseluruhan bagus vad. Komplit:)

    BalasHapus
  12. Sudah bagus. Benar saran teman teman.menurut ibu itu belum diberi judul.

    BalasHapus