Senin, 09 Maret 2015

REVIEW FILM BAJAJ BAJURI THE MOVIE



 
Siapa yang tidak tau Bajaj Bajuri. Ya, judul tersebut adalah salah satu sinetron komedi yang suskses beberapa tahun lalu. Namun, sekarang sudah tidak tayang di tv negri maupun swasta. Tak mudah memang memfilmkan sebuah serial komedi masyarakat yang sudah populer di masyarakat dan bergenre komedi. Tapi itu justru tantangan bagi Fajar Nugros sutradara film Bajaj Bajuri yang menjadikan film ini lebih lebar dan lebih segar. Nah, kali ini film yang pernah populer tersebut dirilis di layar lebar Bajaj pada tanggal 24 Juli 2014 dan disutradai oleh Fajar Nugros dan diproduseri oleh Chand Parwez Servia juga Fiaz Servia. Fajar Nugros lahir di Yogyakarta dengan nama lengkap Fajar Nugraha. Pria yang akrab disapa dengan nama Fajar Nugros ini mulai terjun di dunia film melalui hobi menulisnya. Ia menulis banyak cerita cerita pendeknya dan mengepostnya di blog. Jejaknya di dunia film melalui film pertamanya yang berjudul Jakjoglik. Kemudian ia membuat beberapa film lain diantaranya dilarang mencium malam minggu,Jogja needs a hero,queen bee,cinta brontosaurus,dan Bajaj Bajuri. Meskipun ia tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah film,namun kepiawaiannya mengantarkan ia memperoleh beasiswa dari Indonesian Documentary dan ia juga sempat menjadi finalis Eagle Award Metro TV Season 1 dan finalis IYCE British Council. Film Bajaj Bajuri ini diperankan oleh Ricky Harun(Ahmad Bajuri), Eriska Rein(Oneng), Meriam Beliiana(Emak). Film ini membawa latar pencitraan komedi yang dapat menghibur masyarakat.

 

 
Diawali dengan pernikahan Bajuri dan Oneng. Setelah itu, Bajuri yang baru mendapatkan uang 500 juta dari penjualan tanah warisan bapaknya. Bajuri dan Ucup dituduh sebagai teroris setelah tas berisi bom tertinggal di bank, saat Bajuri mengambil uang. Dalam perjalanan pulang dari bank, Bajuri dihadang oleh sekelompok perampok yang dipimpin oleh Hani. Tetapi, usaha perampok gagal. Masalah pun belum selesai karna Emak menuduh Bajuri akan menikah lagi. Dugaan itu diperkuat dengan adanya telpon yang mengaku dirinya sebagai kekasih Bajuri. Emosi Emak membara lalu Emak dan Susi berniat melabrak perempuan itu dan tanpa mereka tahu bahwa telpon tersebut dirancang oleh Hani untuk memancing Oneng ke perangkapnya demi meminta uang tebusan kepada Bajuri. Di dalam perjalanan menebus Oneng, Bajuri bertemu Emak yang berhasil lolos dari sarang penculik. Setelah Oneng berhasil di tebus masalah belum selesai karena sekarang Emak dan Oneng ikut menjadi tersangka kelompok teroris. Setelah itu Bajuri pun datang ke pesta pernikahan anak pak RT agar menjelaskan ke polisi bahwa dirinya bukan teroris.

(MEMBANDINGKAN DENGAN COMIC 8)

 
Comic 8 adalah film komedi aksi yang bercerita tentang delapan orang dari tiga kelompok berbeda merampok satu bank dalam waktu bersamaan. Meskipun pada awalnya mereka bersitegang namun akhirnya Mongol, Mudy, Ernest, Kemal, Bintang, Babe, Fico dan Arie Kritinng sepakat untuk bahu membahu agar bisa mengambil apa yang diinginkan. Ternyata usaha mereka itu tidaklah gampang. Apalagi Kapten Bunga(Nirina Zubir) beserta pasukan elitnya sudah mengepung bank tersebut demi menggagalkan perampokan dan membebaskan para sandera. Usaha negosisasi yang dilakukan juga kurang berkesan karena permintaan kedelapan kelompok tersebut beragam dan unik. Meskipun perbuatan kelompok ini sangat anarkis, tapi ternyata uang bukanlah segalanya bagi mereka. Tapi nasi sudah menjadi bubur dan mereka harus berusaha keras agar bisa lolos dari kepungan polisi serta mewujudkan impian masing masing dengan uang hasil rampokan tersebut.


Film ini sangat menghibur. Film yang lebih segar daripada serial tvnya. Akting Ricky Harun dan Eriska Rein keduanya natural dan lancar dalam memerankan pemeran masing masing dalam film Bajaj Bajuri ini. Lawakan dan gaya tutur dinamis ini tidak luput dari para pemain di film Bajaj Bajuri yang sudah tidak diragukan lagi. Namun, dari semua kelebihan dari film ini tetap saja mempunyai kekurangan pada gaya bahasa. Film komedi yang berbahasa kental dengan bahasa betawi ini terlalu fulgar dari segi bahasa dan beberapa pemain berakting yang terlalu berlebihan dan ada yang berpakaian sedikit terbuka itu yang menjadi sisi negatif dari film ini.
Film yang berlatar belakang masyarakat betawi ini merupakan film komedi yang sudah populer di masyarakat dengan lawakan dari para pemainnya. Tetapi dikemas baik oleh Fajar Nugros menjadi lebih segar juga dilihat dari pemain dalam Bajaj Bajuri the movie ini berbeda dengan sinetron Bajaj Bajuri yang diawal tahun 2000 sempat populer di kalangan masyarakat. Film ini dirilis pada tanggal 24 Juli 2013 disambut dengan baik oleh kalangan masyarakat yang terhibur dengan celotehan celotehan dan lawakan dari pemain film Bajaj Bajuri the movie ini.


Bajaj Bajuri The Movie" menceritakan Bajuri (Ricky Harun) yang ingin membahagiakan sang istri, Oneng (Eriska Rein) dengan memberinya fasilitas mewah seperti rumah dan mobil. Bajuri mengandalkan harta warisan penjualan rumahnya. Konflik terjadi manakala ada pihak-pihak lain yang menginginkan uang hasil penjualan rumah milik Bajuri. Film genre komedi ini memberikan kesan segar dan lebih inovatif tentu juga mengandung moral yang positif bagi masyarakat.



(diambil dari berbagai sumber)

VADIA VIRGINA
XI MIA 3



REVIEW FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

REVIEW FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

 
Tenggelamnya kapal van der wijck ini adalah film drama romantis yang diadaptasi novel era 30an berjudul sama karangan Buya Hamka. Buya Hamka dengan nama lengkap Abdul Malik Karim Abdullah adalah seorang ulama,politisi dan sastrawan besar yang tersohor dan dihormati di kawasan asia tenggara hingga timur tengah dan beliau dianugerahi gelar pahlawan nasional 2011. Beliau lahir pada tanggal 17 februari 1908 di tepian danau maninjau,Sumatera Barat. Karya Buya Hamka yang lain yang diaptasi dari novel dan turut di filmkan adalah di bawah lindungan ka’bah. Cerita ini menggambarkan kisah percintaan antara Hamid dan Zainab yang terhalang oleh latar belakang sosial dan Ibunya Zainab meminta ia untuk segera menikah dengan lelaki pilihan Ibunya. Akhirnya, Hamid memutuskan untuk pergi ke Mekkah dan terus beribadah hingga meninggal setelah mengetahui Zainab meninggal. Cerita di bawah di bawah lindungan ka’bah ini hampir serupa dengan tenggelamnya kapl van der wijck yang mengisahkan percintaan tetapi terhalang oleh latar belakang sosial. Film tenggelamnya kapal van der wijck ini disutradai oleh Sunil Soraya dan diproduseri oleh Ram Soraya. Film ini dibintangi oleh Pevita Pearce, Herjunot Ali, Reza Rahardian, Randy Danistha. Proses produksi film ini menghabiskan waktu 5 tahun dan penulisan skenario selama 2 tahun. Film ini menghabiskan biaya yang sangat fantastis dan menjadi film termahal yang pernah diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Film tenggelamnya kapal van der wijck ini dirilis tanggal 19 desember 2013.



Dikisahkan pada tahun 1930, dari tanah kelahirannya Makasaar, Zainuddin berlayar menuju tanah kelahiran Ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Sesampai disana, ia bertemu dengan gadis yang cantik jelita bernama Hayati. Darisitu mulai tumbuh rasa cinta antara Zainuddin dengan Hayati. Tetapi,cinta mereka mendapat kecaman dari para ketua adat dan masyarakat. Akhirnya, Zainuddin angkat kaki dari Padang Panjang ke Bukit Tinggi. Setelah beberapa lama, Hayati pun menikah bersama Aziz. Hati Zainuddi pun sangat kecewa. Akhirnya, Zainuddin bangkit dan merantau ke tanah Jawa. Melalui karya tulisannya akhirnya diterbitkan sebuah buku dan Zainuddi pun menjadi orang sukses dan termashyur. Namun sayangnya, Zainuddin kembali bertemu dengan Hayati bersama Aziz di pertunjukan opera teroesir hasil karya dari Zainuddin. Hayati beserta Aziz pun telihat sangat kaget melihat Zainuddin. Tidak berapa lama kemudian,rumah Hayati dan Aziz disita karena Aziz terlilit hutang dan sudah dipecat dari pekerjaannya. Aziz pun meminta bantuan kepada Zainuddin. Akhirnya, Aziz dan Hayati dipersilahkan untuk tinggal dirumahnya. Sampai pada suatu saat, Aziz pun sakit. Belum pulih dari sakitnya, Aziz meminta izin kepada Zainuddin untuk menitipkan Hayati karena ia ingin mencari pekerjaan. Namun, setelah beberapa hari setelah kepergian Aziz, ada surat yang menyatakan bahwa Aziz sudah meninggal karena overdosis obat. Lalu, di dalam suarat itupun Aziz menyerahkan Hayati kepada Zainuddin. Akhirnya, Zainuddin pun menentukkan pilihannya dan ia memilih untuk Hayati agar menjauh dari dirinya karena sudah sangat sakit hati, dan ia meminta Hayati untuk kembali ke Batipuh dengan menggunakan kapal van der wijck. Setelah itu, pada hari keberangkatannya ternyata kapal yang ditaiki oleh Hayati tenggelam. Zainuddin pun segera ke rumah sakit. Dilihatnya Hayati dengan keadaaan pucat pasi. Lalu, Zainuddin pun mengutakaran perasaan ternyata ia masih mencintai Hayati. Namun sayang, setelah pembicaraan singkat merke berdua. Hayati pun menunggal dunia dan dimakamkan di pekarangan rumahnya. Tetapi, rumah Zainuddi kini berubah menjadi panti asuhan dengan nama Hayati.


 

(membandingkan heart 2 heart)
 

Film drama Indonesia yang dirilis tahun 2010 ini dan disutradai oleh Nayato Fio Naula dan dibintangi oleh Allif Ali dan Irish Bella. Berawal dari pertemuan Pandu(Aliff Ali)dengan Indah (Irish Bella) di sebuah danau, darisitu mereka berkenalan dan Pandu menjadi tahu kalau Indah bersekolah di Jakarta dan kemari untuk menginap di villa keluarganya. Sejak pertemuan awal mereka, Pandu menyimpan rasa kepada Indah. Setelah Indah kembali ke Jakarta. Ternyata Pandu pun juga akan pindah sekolah ke Jakarta dan ternyata mereka bertemu kembali di Jakarta dan berada di satu sekolah yang sama. Ternyata Pandu baru mengetahui kalau Indah sudah memiliki pacar yang dipilihkan oleh Mamahnya yang bernama Ramon. Namun kecelakaan merenggut penglihatan Indah. Setelah kejadian itu, Indah tidak bisa melihat lagi. Karena ia tidak mau menjadi boneka oleh Mamahnya lagi. Indah memutuskan untuk menghabiskan waktunya di villa milik keluarganya. Melihat hal itu, Pandu pun segera menyusul Indah ke villa dan mecoba untuk membangkitkan semagat Indah. Suatu hari, saat mereka sedang berjalan berdua karena sedang hujan, Pandu pun memegang payung. Tapi dada Pandu terasa sesak, dan jatuh pingsan. Dan setelah dibawa kerumah sakit Pandu pun meninggal dunia karena sudah mengidap penyakit jantung sejak lama dan Pnd mendonorkan matanya untuk Indah. Semenjak saat itu, Indah bisa melihat  kembali seperti semula. Ia sangat berterima kasih dan selalu mengenang Pandu sepanjang hidupnya karena sudah sangat baik membantu dia sepenuh hati.


Dari setiap film mempunyai kekurangan dan kelebihan dan kita akan membahas itu pada film tenggelamnya kapal vam der wijck . kekurangan dari film ini adalah erita ini adalah cukup lama dan termasuk sangat lama dibanding dengan film film Indonesia yang seperti biasanya. Lalu, yang terpenting adalah pada tenggelamnya kapal van der wijck tersebut tidak dijelaskan mengapa kapal itu tenggelam, dan animasi saat kapal itu tenggelam sangat minim. Jika kita lihat dari judul film tentunya kita bisa mengatahui bahwa sebagian besar syuting dari film ini berada di kapal van der wijck. Ternyata, tenggelamnya kapal van der wijck tersebut hanya tampil pada akhir cerita bukan di keseluruhan. Disamping segala kekurangannya, film ini memiliki daya tarik terhadap segi dialog kostum dan pemandangan pada saat era 1930an. Film ini mendapat penghargaan dalam Indonesia Chocie Awards 2014 dan festival Bandung 2014. Film ini juga menumbuhkan pencitraan yang baik terhadap perkembangan film Indonesia yang sempat mati suri dan hanya dipandang sebelah mata.



Dari pembahasan mengenai film tenggelamnya kapal van der wijck ini, kita dapat menyimpulkan bahwa film ini sangat jelas terlihat pengaruh adat dan suku yang sangat dijunjung tinggi juga dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka mengandung nilai moral yang tinggi ini terlihat dari para tokoh yang ada seperti Zainuddin. Hal tersebut bisa kita lihat dari panggilan cerita berikut ini :
“Demikian penghabisan kehidupan orang besar itu. Seorang di antara Pembina yang menegakkan batu pertama dari kemuliaan bangsanya; yang hidup didesak dan dilamun oleh cinta. Dan sampai matipun dalam penuh cinta. Tetapi sungguhpun dia meninggal namun riwayat tanah air tidaklah akan dapat melupakan namanya dan tidaklah akan sanggup menghilangkan jasanya. Karena demikian nasib tiap-tiap orang yang bercita-cita tinggi kesenangannya buat orang lain. Buat dirinya sendiri tidak”.

(diambil dari beberapa sumber)

VADIA VIRGINA
XI MIA 3